Seri DWHG adalah katup tipe spool yang dioperasikan oleh pilot solenoida. Seri ini digunakan untuk mengontrol start, stop, dan arah aliran.
| Ukuran | 10 | 16 | 22 | 25 | 32 |
| Tekanan operasi maksimum PAB (MPa) | 31,5 | 35 | 31,5 | 35 | 35 |
| Port T yang dialirkan secara eksternal (MPa) | 31,5 | 25 | 25 | 25 | 25 |
| Port T yang dialirkan secara internal (MPa) | (AC)-10 | (AC)-10 | (AC)-10 | (AC)-10 | (AC)-10 |
| (DC)-16 | (DC)-16 | (DC)-16 | (DC)-16 | (DC)-16 | |
| Port Y yang dialirkan secara eksternal (MPa) | (AC)-10 | (AC)-10 | (AC)-10 | (AC)-10 | (AC)-10 |
| (DC)-16 | (DC)-16 | (DC)-16 | (DC)-16 | (DC)-16 | |
| Tekanan pilot minimum (MPa) | 0,45-1 | 0,45-1,3 | 0,45-1 | 0,45-1 | 0,45-1 |
| Laju aliran maksimum (L/menit) | 160 | 300 | 450 | 650 | 1100 |
| Berat (KG) | 6.7 | 9.5 | 12 | 18 | 38,5 |
| Badan katup (Material) Perlakuan permukaan | pengecoran permukaan fosfat | ||||
| Kebersihan minyak | NAS1638 kelas 9 dan ISO4406 kelas 20/18/15 | ||||
Kurva karakteristik: Tipe 4DWHG10… (diukur dengan HLP46, Voil=40℃±5℃)
Kurva karakteristik: Tipe 4DWHG16… (diukur dengan HLP46, Voil=40℃±5℃)
Kurva karakteristik: Tipe 4DWHG22… (diukur dengan HLP46, Voil=40℃±5℃)
Kurva karakteristik: Tipe 4DWHG25… (diukur dengan HLP46, Voil=40℃±5℃)
Kurva karakteristik: Tipe 4DWHG32… (diukur dengan HLP46, Voil=40℃±5℃)
Simbol kumparan
Pasokan cairan pilot
1、4DWHG10
(1) Pilot internal dan pilot eksternal: Port “P” dengan sekrup M6 3 adalah pilot eksternal, untuk mengubah katup menjadi pilot internal, sekrup M6 3 harus dilepas.
(2) Saluran pembuangan internal dan eksternal: Melepaskan baut 1, memasang sekrup M6 2 adalah saluran pembuangan eksternal, melepas sekrup M6 2 adalah saluran pembuangan internal.
2、4DWHG16
(1) Pilot internal dan pilot eksternal: Melepas penutup samping, memasang pin untuk memungkinkan port “P” dengan posisi terbuka adalah pilot internal, mengubah pin menjadi port “P” dengan posisi tertutup adalah drain eksternal.
(2) Saluran pembuangan internal dan eksternal: Melepaskan baut 1 dan memasang sekrup M6 2 adalah saluran pembuangan eksternal, melepaskan sekrup M6 2 adalah saluran pembuangan internal.
Pasokan cairan pilot
3、4DWHG25
(1) Pilot internal dan pilot eksternal: Lepaskan penutup samping, pasang sekrup M6 1 adalah pilot eksternal, lepaskan sekrup M6 2 adalah pilot internal.
(2) Drainase internal dan drainase eksternal: Melepas sekrup M6 2 pada port “T” di bagian atas katup utama adalah drainase internal, memasang sekrup M6 2 adalah drainase eksternal.
4、4DWHG32
1. Pilot internal dan pilot eksternal: Memasang sekrup M6 nomor 1 pada port “P” di bagian atas katup utama adalah pilot eksternal; melepas sekrup M6 nomor 1 adalah pilot internal.
2. Pembuangan internal dan pembuangan eksternal: Melepaskan sekrup M6 nomor 2 pada port "T" di bagian atas katup utama adalah pembuangan eksternal; memasang kembali sekrup M6 nomor 2 adalah pembuangan internal.
CATATAN: 1. Port “X” pada pelat dasar harus ditutup jika menggunakan pilot internal.
2. Port “Y” pada pelat dasar harus ditutup jika menggunakan saluran pembuangan internal.
Dimensi Pemasangan Pelat Dasar 4DWHG10
Dimensi Pemasangan Pelat Dasar 4DWHG16
Sekrup penyetel katup
4 buah baut M10×60 GB/T70.1-12.9. Torsi pengencangan Ma=75Nm.
2 buah baut M6×60 GB/T70.1-12.9. Torsi pengencangan Ma=15,5Nm.
O-ring untuk Port PTAB: φ26×2.4
O-ring untuk Port XYL: φ15×1.9
Dimensi Pemasangan Pelat Dasar 4DWHG22
Sekrup penyetel katup
6 buah baut M12×60 GB/T70.1-12.9. Torsi pengencangan Ma=130Nm.
O-ring untuk Port PTAB: φ31×3.1
O-ring untuk Port XY: φ25×3.1
Dimensi Pemasangan Pelat Dasar 4DWHG25
Sekrup penyetel katup
6 buah baut M12×60 GB/T70.1-12.9. Torsi pengencangan Ma=130Nm.
O-ring untuk Port PTAB: φ34×3.1
O-ring untuk Port XY: φ25×3.1
Dimensi Pemasangan Pelat Dasar 4DWHG32
Sekrup penyetel katup
6 buah M20×80 GB/T70.1-2000 12.9 Torsi pengencangan Ma=430Nm.
O-ring untuk Port PTAB: φ42×3
O-ring untuk Port XY: φ19×3
Dimensi pemasangan





























